RENUNGAN KEMATIAN DI HARI KELAHIRAN

“Setiap jiwa pasti akan merasakan mati…” (Ali Imran:185)

Kematian…sebuah kepastian yang pasti akan menghampiri kita diantara begitu banyak ketidakpastian dalam hidup ini. Namun sayangnya,,kebanyakan kita seringkali tersibukkan menyiapkan segala yang belum pasti dibanding menyiapkan diri untuk sebuah kepastian bernama kematian.
Seperti halnya kebanyakan kita hari ini…

Hari ini,,mungkin sebagian kita sedang memutar kembali ingatan bahwa tepat sekian tahun yang lalu adalah hari dimana Allah Ta’ala menakdirkannya hadir ke dunia setelah sekitar sembilan bulan berselimut kasih sayang dalam perut Ibu.

Hari ini sebagian kita mungkin tengah mempersiapkan perayaan indah bertajuk “Hari Ulang Tahun”,,entah untuknya,,anaknya atau kerabat dan temannya. Mungkin mereka lupa jika manusia yang paling mulia,,Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tak pernah merayakan hari kelahiran beliau,,begitu juga tiga generasi terbaik ummat ini. Tak ada satu pun dari mereka yg merayakan hari kelahirannya. Karenanya merayakan ulang tahun sama dengan merayakan kebid’ahan,,perayaan yang berakar dari sikap tasyabbuh terhadap orang-orang kafir, padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:

Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk golongan mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Ada pula yang sibuk menyiapkan pakaian untuk perayaan ulang tahunnya,,padahal mungkin saja di suatu tempat,,sebuah mesin tenun sedang memintal benang-benang kain kafan,,barangkali itu untuknya.

“Maka apabila telah tiba ajal mereka (waktu yang telah ditentukan), tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mereka dapat mendahulukannya.” (An-Nahl: 61)*

Mungkin ada pula yang tertawa penuh kebahagiaan menyambut usia baru,,padahal mungkin saja tak lama lagi akan ada tangisan penuh kesedihan dari keluarganya yang mengantar jenazahnya ke rumah terakhir.

“Di mana saja kalian berada, kematian pasti akan mendapati kalian, walaupun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.” (An-Nisa`: 78)

Hari ini,,mungkin sebagian yang lain sedang sibuk menghitung jumlah usia yang diberikan Allah Ta’ala untuknya,,lalu berhura-hura dengan dalih bentuk syukur,,padahal bentuk rasa syukur itu bukan begitu.

Al-Imam Ibnu Al-Qayyim rahimahullah berkata, syukur itu tidak akan terwujud kecuali jika dibangun di atas lima perkara. Yaitu dengan merendahkan dirinya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,,mencintai-Nya,,mengakui bahwa nikmat tersebut merupakan karunia dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,,memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan lisannya, dan tidak menggunakan nikmat tersebut untuk perkara yang dibenci oleh Allah.” (1)

Sebagian yang lain mungkin tengah dihadang gelisah menghadapi pertanyaan “kapan” yang sering bertamu dari semua sisi,,kapan menikah?,,kapan punya anak?,,kapan punya rumah?,,kapan begini dan begitu. Usia yang menanjak seharusnya tidak membuat sabar dan baiksangka kita menurun,,sebab akan selalu ada hikmah yang bisa kita petik di setiap perubahan usia kita,,hikmah yang mengajak kita untuk menjadi lebih baik,,lebih sabar,,lebih bersyukur,,lebih berbaiksangka,,lebih mengingat kematian dan lebih menambah keimanan kita kepada-Nya sebelum kita benar-benar beranjak pergi meninggalkan dunia fana ini. Karena jika nyawa telah sampai di kerongkongan maka tertutuplah semua kesempatan itu.

Jika saja kita lebih sering merenungi segala nikmat-Nya,,yang tak kan mampu kita hitung,,maka tak ada lagi keluh yang menghiasi hati dan lisan kita. Tengok saja setiap nikmat yang melekat pada raga kita,,mata yang masih bisa melihat,,telinga yang masih mendengar,,udara yang masih bisa kita hirup,,jantung yang berdetak,,mulut yang masih mengeluarkan suara. Bukankah semua itu nikmat yang tak ternilai?? Jika sedikit saja nikmat kesehatan itu Allah ambil,,maka kita hanya bisa terbaring tak berdaya,,hanya mengharap bantuan orang lain. Mungkin saat itu kita baru akan mengingat-Nya,,lalu tak henti memohon kesembuhan dari-Nya. Na

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s